Inter Milan vs AC Milan - 14 September 2015

  • 491 Views
  • Last Post 11 September 2015
admin posted this 11 September 2015 - Last edited 11 September 2015

Jadwal Liga Italia 2015/2016: Inter Milan vs AC Milan - 14 September 2015

 

Siapa Sebenarnya Jagoan Kota Milan?

Tidak ada laga penuh gengsi selain laga derby. Publik bola di belahan dunia manapun pasti menanti pertemuan dua tim sepakbola yang berada di satu kota. Hal ini juga berlaku bagi pertemuan kedua tim yang sudah bersaing selama puluhan tahun. Inter Milan akan menjamu AC Milan di pekan ke-3 jadwal liga Italia Serie A.

Gengsi bukanlah satu-satunya yang dipertaruhkan disini. Harga diri dan reputasi tim adalah yang terutama harus dijaga. AC Milan, sebagai tim tamu memiliki tugas berat untuk dapat meraih kembali posisi di papan atas. Saat ini, AC Milan berada di peringkat ke 13 dengan poin 3 yang didapat dari dua pertandingan. Di pekan perdana Liga Italia Serie A, AC Milan digebuk oleh Fiorentina 2-0, sedangkan di pekan berikutnya, AC Milan unggul tipis 1-0 dari Empoli.

 

 

Kali ini, kekalahan menjadi haram hukumnya bagi pasukan yang dilatih oleh pelatih gaek, Sinisa Mihajlovic. Namun disaat yang sama ia juga menyadari bahwa tidak mudah untuk mengalahkan Inter Milan yang saat ini sedang dalam performa terbaiknya.

  

Balotelli Harus Mantapkan Posisi

Pemain yang baru saja kembali ke pangkuan AC Milan, Mario Balottelli, dianggap belum dapat menyesuaikan diri (lagi) dengan pola permainan tim-tim Serie A. Balotelli kembali ke AC Milan setelah ia dipinjamkan untuk membela salah satu tim divisi utama Liga Inggris, Liverpool selama kurang lebih 13 bulan. Selama memperkuat The Reds, ia hanya mencetak empat gol dari semua pertandingan.

Meski ia sudah mencetak satu gol dan juga sukses mengeksekusi penalti di pertandingan persahabatan melawan Modena 3-2, Balotelli masih harus memperbaiki beberapa teknik sepakbolanya. Hal ini dikemukakan oleh sang pelatih, Mihajlovic. Bahkan, sang wakil presiden AC Milan, Adrian Galliani yang sudah memuji penampilan Balotelli pun belum dapat mengubah pendapat sang pelatih.

Menurutnya, Balotelli memang tampil bagus, tetapi ia dianggap belum mampu tampil rutin selama 90 menit di Serie A. “Di Liverpool, ia bukan pemain inti dan sering duduk di bangku cadangan. Hal ini membuat dia masih kurang memiliki insting untuk dapat melakukan penyerangan, “ kata Mihajlovic, seperti yang dilansir dari La Gazzetta dello Sport.

 

 

Mihajlovic diperkirakan akan menurunkan komposisi pemain yang serupa saat melawan Fiorentina. Ia bersikukuh bahwa saat itu timnya bermain bagus. Hanya saja, saat itu timnya harus bermain dengan 10 orang, sehingga Fiorentina dengan mudah dapat mengacak-acak lini tengah dan belakang Milan. Lini depan AC Milan harus dipertajam dengan menurunkan Keisuke Honda, Carlos Bacca, dan Luiz Adriano. Di lini tengah, Andrea Bertolacci, Nigel De Jong, Giacomo Bonaventura dipercaya dapat memperkuat serangan. Luca Antonelli, Alessio Romagnoli, Philippe Mexes, dan Ignazio Abate akan melapisi pertahanan gawang yang dikawal oleh Diego Lopez Rodriguez.

Mihajlovic menyoroti kelebihan berat badan Balotelli yang ia anggap kelebihan tiga kilogram. “Ini masalah serius, karena itu saya memintanya untuk berlatih lebih keras karena fisik sangat penting untuk bermain penuh di sepakbola, terutama liga utama Italia,” lanjut si pelatih. Tetapi, ia tetap akan menurunkan Balotelli di laga penting jadwal bola kali ini, meskipun ia tidak akan menurunkannya secara penuh.

1 Comments
admin posted this 11 September 2015 - Last edited 11 September 2015

Inter Milan Optimis

Sementara itu, kubu Inter Milan sangat optimis dapat menjadi pemenang di laga yang bakal sarat dengan adu kepiawaian mengolah bola dari para pemain bintang ini. Di dua hasil liga Italia sebelumnya, Roberto Mancini kerap mengubah formasi pemain yang dia anggap pas untuk dapat membentuk tim yang solid dalam pertahanan dan penyerangan. Terbukti, Inter Milan sukses meraup dua kali kemenangan di dua pertandingan. Saat mengalahkan Atalanta di pertandingan pekan perdana jadwal Liga Italia, Mancini sukses memadukan kolaborasi apik Fredy Guarin and Stevan Jovetic yang menggantikan Assane Demoya Gnoukouri dan Mauro Icardi.

 

 

Saat ini, Icardi justru berada pada kondisi cedera yang cukup parah, dan dipastikan absen di pertandingan ini. Pemain berusia 22 tahun ini terpaksa ditandu keluar lapangan saat pertandingan baru mulai, dimana saat itu Nearazzurri bertanding melawan Atalanta, sebulan yang lalu. Pemain Argentina yang satu ini harus bersabar untuk dapat kembali merumput. Pemain yang sudah mencetak 27 gol untuk Inter Milan di musim lalu ini akan digantikan oleh Stevan Jovetic dan didampingi oleh Rodrigo Palacio.

Kemungkinan besar, Inter Milan akan menurunkan Samir Handanovic sebagai palang pintu terakhir pertahanan Inter. Di lini belakang Juan Jesus, Santon, Murillo, Miranda tetap akan mempertahankan performa mereka yang selama ini sukses mengamankan lini pertahanan Inter. Pengatur serangan masih dipercayakan kepada Geoffrey Kondogbia, Fredy Guarin, Gary Medel, dan Marcelo Brozovic.

 

 

Kedua tim, Inter and A.C. Milan sama-sama harus move on karena telah gagal total di musim sebelumnya. Musim 2014/15 adalah mimpi buruk kedua tim yang tak mampu masuk ke tujuh besar klasemen Liga Italia. Kedua tim yang memiliki masa kejayan di era 80 dan 90 an itu juga sama sekali tidak mencicipi kejuaraan di Eropa sama sekali. Hal ini benar-benar tidak masuk akal bagi dua tim yang sudah menjadi scudetto selama puluhan kali.

Di musim ini, kedua tim merombak susunan pemainnya, supaya dapat menyaingi sang juara bertahan, Juventus yang selalu stabil dalam penampilan. Tercatat, kedua tim sudah menghabiskan lebih dari $100 juta untuk membeli pemain, meski keduanya juga menjual beberapa pemain ke tim lain.

Jika AC Milan tidak dapat memenangi pertandingan ini, maka langkahnya untuk dapat masuk ke 10 besar makin sulit. Jangan sampai terjadi kejadian pahit musim lalu, dimana AC Milan tidak berpartisipasi dalam liga bergengsi Eropa satu pun selama dua musim berturut-turut. Tahun lalu adalah puncak masa keterpurukan AC Milan dalam 17 tahun terakhir, dimana Inzaghi harus dipecat meski baru menangani rossoneri selama satu tahun.

Kali ini, adalah pembuktian akan siapa yang seharusnya menjadi penguasa kota Milan, Inter Milan vs AC Milan. Tentu, pertandingan ini adalah yang paling menarik di antara pertandingan-pertandingan di pekan ke-3 Serie A Italia lainnya.